Asuransi Syariah Allianz Indonesia
Selain bebas dari unsur yang tidak sesuai prinsip syariah, peserta berpeluang menerima surplus underwriting dan dapat mengajukan wakaf atas santunan asuransi.
Apa itu asuransi syariah Allianz?
Asuransi syariah Allianz (AlliSya) memakai akad tabarru' dan wakalah bil ujrah: peserta saling menolong lewat dana tabarru', dan Allianz mengelolanya sebagai wakil dengan imbalan ujrah.
Produk asuransi syariah yang tersedia
- Ada versi syariah
Allianz Flexi Medical & AlliSya Flexi Medical
Asuransi Kesehatan · AFM
Asuransi kesehatan dengan saldo Flexi Benefit — bonus tanpa klaim hingga 20% yang bisa dipakai membayar rawat jalan.
Lihat detail - Syariah
AlliSya Care
Asuransi Kesehatan
Asuransi kesehatan murni syariah dengan kartu cashless, tanpa seleksi kesehatan, dan berlaku di seluruh dunia.
Lihat detail - Syariah
Allianz Legacy Max
Warisan & Legacy
Asuransi jiwa dwiguna syariah: santunan sampai usia 120 tahun, booster bertingkat, dan kontribusi kembali hingga 100%.
Lihat detail - Syariah
AlliSya Handal
Asuransi Syariah
Asuransi jiwa berjangka syariah 20 tahun dengan santunan berlipat untuk kecelakaan, TPD, dan 49 penyakit kritis.
Lihat detail - Syariah
AlliSya Aman
Asuransi Syariah
Asuransi jiwa seumur hidup syariah dengan santunan hingga 500% untuk kecelakaan saat haji atau umrah.
Lihat detail - Syariah
AlliSya CI Hasanah
Penyakit Kritis · ACH
Santunan sakit kritis syariah dengan kontribusi kembali 100% dipercepat dan opsi wakaf hingga 45%.
Lihat detail - Syariah
Allianz TASBIH
Dana Pensiun & Tabungan
Tabungan Asuransi Biaya Haji: kepastian dana pendaftaran haji plus perlindungan jiwa berlipat saat beribadah.
Lihat detail
Yang perlu dibandingkan sebelum memilih
Empat hal berikut paling sering menentukan apakah sebuah polis benar-benar terpakai saat dibutuhkan.
- 1
Kepemilikan dana
Pada asuransi syariah, Dana Tabarru' adalah milik kumpulan peserta, bukan milik perusahaan. Inilah yang membuat kelebihan dana dikembalikan sebagai surplus underwriting, bukan menjadi keuntungan perusahaan sepenuhnya.
- 2
Syarat menerima surplus underwriting
Umumnya polis harus masih berlaku pada 31 Desember tahun keuangan berjalan, usia polis minimal 12 bulan, dan tidak ada klaim yang dibayarkan pada tahun tersebut.
- 3
Fitur wakaf
Beberapa produk memungkinkan peserta mewakafkan sebagian santunan — pada Legacy Max maksimal 45% dari nilai santunan. Peserta memilih lembaga wakaf dari daftar rekanan dan mengisi formulir janji wakaf.
- 4
Pengawasan
Selain diawasi Otoritas Jasa Keuangan seperti asuransi konvensional, produk syariah juga diawasi Dewan Pengawas Syariah dan mengikuti fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia.
Pertanyaan umum tentang asuransi syariah
Apa beda asuransi syariah dan konvensional?
Apakah premi asuransi syariah lebih mahal?
Apa saja produk asuransi syariah Allianz?
Bacaan yang membantu
- Syariah
Apa Itu Asuransi Syariah dan Apa Bedanya dengan Konvensional?
Perbedaannya bukan sekadar label. Ada perbedaan kepemilikan dana, akad, dan cara surplus dibagikan yang membedakannya secara struktural.
- Edukasi
Tujuh Mitos tentang Asuransi yang Perlu Diluruskan
Sebagian keberatan terhadap asuransi memang valid. Sebagian lagi berasal dari salah paham yang bisa diluruskan dengan membaca satu-dua ketentuan polis.
Jelajahi kategori lain
Informasi di halaman ini adalah ringkasan untuk tujuan edukasi dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan Allianz. Ketentuan yang mengikat adalah yang tercantum dalam polis, brosur resmi, dan RIPLAY. Manfaat, premi, serta penerimaan pengajuan bergantung pada hasil seleksi risiko (underwriting).
Perlu bantuan memilih asuransi syariah?
Ceritakan kondisi keluarga dan anggaran Anda. Saya bantu susun perbandingan dan ilustrasi premi tanpa biaya, tanpa kewajiban membeli.
Sonny Arief Henderson
Founder Solusi Sejahtera
- +62 857-7004-7677
- Agen Allianz sejak 2007
- Senin–Sabtu, 08.00–20.00 WIB